jasa pasang lampu taman, instalasi lampu taman

Satuan reserse unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Depok, telah berhasil menangkap FR yang berusia 17 tahun , atas dugaan menganiaya mantan kekasihnya, MUM yang berusia 16 tahun , karena tidak mau diputus hubungan. Keduanya juga merupakan pelajar di salah satu sekolah yang sama di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kisah tragis yang telah dialami oleh korban, terungkap setelah menceritakan segala perbuatan mantan kekasihnya tersebut ke keluarganya. Berdasarkan dari keterangan dari adik korban, Salwa, kakaknya tersebut telah mengalami luka memar disekujur tubuh akibat dari perlakuan penganiayaan oleh FR. Keduanya juga pernah menjalin kasih asmara, namun tidak bertahan lama, lantaran sikap FR yang suka melakukan kekerasan terhadap kakaknya. “Motif pelaku memukul kakaknya diduga karena motif jalinan asmara,”ujarnya. Akibatnya, lanjut Salwa, warga Pancoranmas itu luka memar di tangan dan kaki. Selain itu berdasarkan informasi dari teman sekolah korban, kakaknya tersebut juga pernah diancam dengan menggunakan pisau kater pemotong kertas. “Kakak saya acapkali menerima pukulan,” jelasnya. Luka fisik yang harus diterima remaja tersebut, juga telah membuat kakaknya mengalami gangguan mental. Hal itu telah terlihat dengan merosotnya nilai di sekolah. “Belakang hari ini, nilai kakak merosot dratis. Dikhawatirkan ada kaitannya dari dampak penyiksaan dan ancaman pelaku,”ungkapnya. Wakapolresta Depok, AKBP Irwan Anwar juga mengatakan membenarkan ada penangkapan pelaku akibat kekerasan yang telah dilakukan pelaku ke korban. “Anggota penyidik masih mendalami kasusnya, dan mencari motif sesungguhnya dibalik aksi pelaku,”ungkapnya. Kasusnya, ujar Irwan, sedang ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Depok. “Kami juga masih perlu memeriksa lagi. Sementara ini, kasusnya terus dikembangkan,” tandas Irwan. Kasus yang telah dialami FR dengan MUM mirip dengan kisah badai asmara antara yang menimpa Ade Sara Angelina Suroto,18, mahasiswi Bunda Mulya yang tewas dihabisi mantan pacarnya sendiri, Ahmad Imam Al Hafitd, 19, bersama kekasihnya, Assyifa Ramadani, 18. Bedanya dalam kasus ini, korban tidak sampai tewas. PELAJAR DITANGKAP POLISI

Artikel lainnya »