saco-indonesia.com, Ratusan orang yang telah tergabung dalam Koalisi Antikorupsi Pertanahan menggelar aksi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Aksi ini telah membuat jalur lambat di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan arah Mampang Prapatan,  Jakarta Selatan telah ditutup sementara.

Aksi yang telah terdiri dari elemen koalisi dari KPA, WALHI, KPRI, IHCS, P3I, API, ICW, YLBHI, KontraS, Elsam dan lainnya telah dilakukan sekitar pukul 10.00 pagi WIB.

Salah seorang massa aksi, Nurdin juga mengatakan, aksi ini telah dilakukan untuk menuntut lembaga pimpinan Abraham Samad itu menindak kasus dugaan korupsi di bidang pertanahan dan agraria di Indonesia.

"Kami minta KPK menindak untuk kasus korupsi di bidang pertanahan dan agraria," katanya di depan Gedung KPK, Selasa (11/2/2014).

Menurut dia, akibat perilaku korupsi yang dilakukan oleh koruptor telah menyengsarakan para petani dan masyarakat Indonesia umumnya.

Sementara itu, puluhan polisi dengan peralatan lengkap juga telah berjaga untuk dapat mengantisipasi terjadinya bentrokan. Bahkan, satu unit mobil water canon juga sudah disiagakan.

Selain menggelar aksi didepan Gedung KPK, aksi tersebut akan dilanjutkan ke Mabes Polri dan Badan Pertanahan Nasional.


Editor : Dian Sukmawati

ADA DEMO DI KPK, JALUR LAMBAT KUNINGAN ARAH MAMPANG DITUTUP

Artikel lainnya »