jasa pasang lampu taman, instalasi lampu taman

Saco-Indonesia.com - Olahraga di luar ruangan memiliki banyak manfaat. Selain dapat menikmati udara segar dengan lebih baik, olahraga luar ruangan juga bisa membuat kegiatan membakar kalori ini menjadi lebih menyenangkan.

Seorang personal trainer dari Park City, Utah, Dori Madsen mengatakan, latihan membakar kalori yang efektif adalah dengan latihan ketahanan otot. Latihan ini menjadi lebih menyenangkan saat dilakukan di luar ruangan, karena beberapa variasi gerakan ada yang membutuhkan tempat lebih luas.

Latihan ketahanan otot, ujar Madsen, merupakan jenis latihan untuk merangsang kemampuan otot untuk berkontraksi selama periode tertentu. Latihan ini akan lebih baik dilakukan dengan intensitas tinggi dan secara interval.

"Latihan ketahanan otot dapat membakar lebih banyak kalori. Semakin sedikit Anda membutuhkan bantuan, semakin tinggi ketahanan yang diciptakan," tuturnya.

Berikut ini beberapa latihan interval yang dapat Anda lakukan di luar ruangan untuk membakar kalori.

1. Pemanasan. Lakukan jogging sekitar 10 menit dengan kecepatan yang santai.

2. Batasi area melakukan latihan. Jika sudah lama tidak berolahraga, sebaiknya jangan memakai area terlalu luas, cukup sekitar 15 meter.

3. Berlarilah sekencang-kencangnya dari ujung ke ujung batas yang sudah Anda buat, kemudian untuk kembali, lakukan lari mundur.

4. Lakukan gerakan sit up sebanyak 25 hingga 50 kali.

5. Ulangi langkah ketiga.

6. Lakukan gerakan push up 10 hingga 20 kali.

7. Ulangi langkah ketiga hingga keenam.

8. Berjalanlah sekitar 400 meter.

9. Lakukan lari cepat lagi selama sekitar tiga menit, dan perlahan turunkan kecepatan dan berganti dengan jogging.

10. Berjalan selama 3 menit.

11. Ulangi dari langkah ketiga hingga ke- 10.

Sumber :Womens Health/Kompas.com
 
Editor :Maulana Lee
 
 
 
 
 
11 LANGKAH MEMBAKAR KALORI DI LUAR RUANGAN

BEIJING (AP) — The head of Taiwan's Nationalists reaffirmed the party's support for eventual unification with the mainland when he met Monday with Chinese President Xi Jinping as part of continuing rapprochement between the former bitter enemies.

Nationalist Party Chairman Eric Chu, a likely presidential candidate next year, also affirmed Taiwan's desire to join the proposed Chinese-led Asian Infrastructure Investment Bank during the meeting in Beijing. China claims Taiwan as its own territory and doesn't want the island to join using a name that might imply it is an independent country.

Chu's comments during his meeting with Xi were carried live on Hong Kong-based broadcaster Phoenix Television.

The Nationalists were driven to Taiwan by Mao Zedong's Communists during the Chinese civil war in 1949, leading to decades of hostility between the sides. Chu, who took over as party leader in January, is the third Nationalist chairman to visit the mainland and the first since 2009.

Relations between the communist-ruled mainland and the self-governing democratic island of Taiwan began to warm in the 1990s, partly out of their common opposition to Taiwan's formal independence from China, a position advocated by the island's Democratic Progressive Party.

Despite increasingly close economic ties, the prospect of political unification has grown increasingly unpopular on Taiwan, especially with younger voters. Opposition to the Nationalists' pro-China policies was seen as a driver behind heavy local electoral defeats for the party last year that led to Taiwanese President Ma Ying-jeou resigning as party chairman.

Taiwan party leader affirms eventual reunion with China

Artikel lainnya »